Kisah Samsul, Rintis Usaha Bakso hingga Sukses Ubah Nasib Pengamen dan Gelandangan
Sukses mengembangkan usaha bakso tak lantas membuat Samsul lupa daratan. Sebaliknya, dia terus berpikir untuk bisa membantu mereka yang menganggur dan hidup di bawah garis kemiskinan.
Saat rombong masih berjumlah lima unit misalnya, Samsul kerap mendatangi pengamen, pemulung hingga gelandangan yang ada di jalan-jalan. Mereka diajak bergabung untuk berjualan bakso.
"Saya kasihan lihat mereka. Masa mau terus ngamen. Maka saya tawari jualan," ujarnya.
Karena itu hampir sebagian besar karyawannya saat ini adalah mereka yang sebelumnya hidup di jalanan. Dari 26 karyawan, 11 di antaranya merupakan mantan pengamen. Lalu sisanya perantau yang tidak punya pekerjaan.
"Saya tidak pilih-pilih. Asal punya KTP (Kartu Tanda Penduduk). Jelas asal usulnya, saya tampung. Pokoknya mau bekerja," katanya.