Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir 1 Meter Rendam Jalan Pantai Selatan Gunungkidul, Jalur Wisata Ditutup Sementara
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Ratu Pantai Selatan Bantu Sultan Agung Serang Mekkah dengan Wabah Mematikan 

Jumat, 25 Februari 2022 - 14:34:00 WIB
Kisah Ratu Pantai Selatan Bantu Sultan Agung Serang Mekkah dengan Wabah Mematikan 
Sultan Agung (Foto: Wikipedia).
Advertisement . Scroll to see content

Namun sebelum hal itu dilakukan, Sunan Kalijaga mengatakan kepada Sultan Agung, rakyat Jawa akan kesulitan memuja Sultan sebagaimana mestinya jika makamnya berada di Mekkah. Sebagai solusi, Sunan Kalijaga mengambil segumpal tanah dari pesarean nabi-nabi dan membungkusnya dengan kain.

Dengan karomahnya, segumpal tanah itu kemudian dilempar ke Pulau Jawa. "Sambil menjelaskan kepada Sultan, di mana tanah itu jatuh, di situlah pesarean boleh dibuka".

Gumpalan tanah Mekkah itu jatuh di Gunung Girilaya. Saat Sultan Agung mendatangi lokasi, dia keduluan Sultan Cirebon yang menyatakan ingin bermakam di situ karena tanahnya keramat.

"Silakan, kata Sultan Agung, dan Sultan Cirebon mangkat seketika”. Sultan Agung sudah rela saat meninggal tidak dimakamkan di Mekkah. Sunan Kalijaga kemudian kembali melemparkan segumpal tanah.

Gumpalan tanah itu jatuh di bukit Imogiri. Di tanah keramat itu Sunan Kalijaga dengan kesaktiannya membuat mata air memancur dari batu. Di Imogiri tersebut Sultan Agung kemudian mendirikan pesarean raja-raja Mataram Islam dan keluarganya hingga sekarang.  

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut