Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Gorontalo Utara, Tinggi Air Capai 2 Meter
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Raden Saleh dan Lukisan Masterpiece Banjir Jawa yang Hilang Misterius  

Selasa, 09 Agustus 2022 - 07:46:00 WIB
Kisah Raden Saleh dan Lukisan Masterpiece Banjir Jawa yang Hilang Misterius  
Lukisan Banjir Jawa Tengah Raden Saleh (foto: repro).
Advertisement . Scroll to see content

Di antara benda-benda seni yang berserakan, Almeida melihat Watersnood op Midden Java dan lukisan berjudul Een gezigt op de Megamendong in de Preanger, tinggal menuju finishing. Kedua lukisan tersebut tinggal menanti sentuhan kecil, dan rampung.

Raden Saleh diketahui lebih banyak mendalami seni rupa di negeri Eropa. Pada usia 18 tahun atau tahun 1829, Raden Saleh yang lahir di Semarang Mei 1811 sudah menginjakkan kaki di Antwerpen, Belanda.

Setahun berikutnya, dia belajar melukis kepada Cornelis Krusmen (1797-1857). Selama setahun Raden Saleh mempelajari tekhnik melukis potret. Tahun berikutnya, yakni 1832 hingga tahun 1833 dia belajar melukis pemandangan kepada Andreas Schelfhout (1787-1870).

Setelah mengikuti Pameran Seni Nasional di Amsterdam tahun 1834, pada tahun 18341839  Raden Saleh bekerja sebagai pelukis lepas di Den Haag. Kemudian selama 1839-1844, dia banyak melakukan kunjungan seni di Jerman. Selama 1845-1851 Raden Saleh banyak menghabiskan berkegiatan seni di Perancis, Inggris dan Jerman.

Usai merantau selama 22 tahun di Eropa, pada Maret 1852 Raden Saleh pulang ke tanah air, dan tiba di Batavia. Ia tinggal di Istana Buitenzorg (Bogor), dan lantas selama setahun melakukan perjalanan di Jawa Tengah untuk mendatangi sanak kerabatnya di Majalengka, Semarang dan Magelang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut