Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Bisa Berenang, Santri di Banjarnegara Hilang Terseret Arus Sungai Serayu
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Perjuangan Santri dan Kiai Bantu Pangeran Diponegoro Lawan Penjajah Belanda 

Jumat, 25 Februari 2022 - 15:34:00 WIB
Kisah Perjuangan Santri dan Kiai Bantu Pangeran Diponegoro Lawan Penjajah Belanda 
Pangeran Diponegoro. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Pangeran Diponegoro mendapat dukungan penuh dari para santri dan kiai saat melawan penjajah Belanda. Tak hanya itu, orang-orang Arab dan Tionghoa juga turut menambah kekuatan Diponegoro untuk mengancurkan kekuatan kompeni di tanah Jawa. 

Seluruh kekuatan itu berkumpul di Selarong yang dijadikan markas perjuangan Pangeran Diponegoro.  Menurut sumber Jawa dan Belanda, sebagaimana dikutip dari buku "Takdir Riwayat Pangeran Diponegoro 1785-1825" ditemukan sebuah daftar nama sekitar 200 laki-laki dan perempuan kaum santri yang bergabung dengan pasukan Pangeran Diponegoro. 

Beberapa di antara mereka bahkan terdapat orang Arab dan peranakan Tionghoa. Tak ketinggalan golongan santri istana yang merupakan anggota hirarki pejabat resmi Islam dan resimen pasukan yang direkrut dari para santri keraton. 

Beberapa di antaranya yakni Suranatan dan Suryogomo, serta penduduk desa-desa bebas pajak di Yogyakarta dan pondok-pondok pesantren. Kelompok besar lain dibawa oleh Kiai Mojo, ketika dia bergabung dengan Pangeran Diponegoro di Selarong, awal Agustus. 

Kelompok ini merupakan anggota keluarga besarnya dan para santrinya yang datang dari tiga pesantren di Mojo dan Baderan, dekat Delanggu, dan Pulo Kadang, dekat Imogiri. Delapan pemuka agama dan pejabat masjid serta sepuluh guru agama atau kiai guru juga menjadi bagian dari pasukan Pangeran Diponegoro. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut