Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Bisa Berenang, Santri di Banjarnegara Hilang Terseret Arus Sungai Serayu
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Para Santri China dan Ulama Mendukung Pangeran Diponegoro Melawan Belanda

Kamis, 21 April 2022 - 12:11:00 WIB
Kisah Para Santri China dan Ulama Mendukung Pangeran Diponegoro Melawan Belanda
Pangeran Diponegoro. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Komitmen Pangeran Diponegoro terhadap perjuangan agama Islam mengundang simpati para ulama dan santri China. Karenanya, mereka memberikan dukungan penuh kepada Pangeran Diponegoro, terutama saat melawan penjajah Belanda

Sebagai bentuk dukungan, kedua kelompok tersebut turut langsung berkumpul di markas pasukan sang pangeran di Gua Selarong. Di tempat inilah mereka bersama-sama menyusun strategi melawan Belanda. 

Tercatat ada sebuah sumber yang menemukan adanya catatan daftar nama 200 orang santri dan santriwati yang bergabung dalam pasukan Pangeran Diponegoro di Perang Jawa. Beberapa dari mereka sebagaimana dikutip dari buku "Takdir Riwayat Pangeran Diponegoro 1785 - 1825" dari Peter Carey, bahkan terdapat orang peranakan China dan Arab.

Tak ketinggalan golongan santri istana, yang merupakan anggota hierarki pejabat resmi Islam dan resimen pasukan yang direkrut dari para santri keraton. Beberapa di antaranya adalah Suranatan dan Suryogomo, serta penduduk desa - desa bebas pajak di Yogyakarta dan pondok-pondok pesantren.

Kelompok besar lain dibawa oleh Kiai Mojo, ketika ia bergabung dengan Pangeran Diponegoro di Selarong, awal Agustus. Kelompok ini merupakan anggota keluarga besarnya dan para santrinya yang datang dari tiga pesantren di Mojo dan Baderan, dekat Delanggu, dan Pulo Kadang, dekat Imogiri. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut