Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ditangkap, Pembunuh Pria yang Jasadnya Ditemukan di Sungai Jombang Ternyata Tetangga Korban
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Kediri, Kerajaan yang Dibangun dari Cucuran Darah dan Air Mata Perang Saudara

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:12:00 WIB
Kisah Kediri, Kerajaan yang Dibangun dari Cucuran Darah dan Air Mata Perang Saudara
Prabu Jayabaya (istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

Ceceran air mulai dari wilayah Gunung Kelud menuju arah selatan menjadi tapal batas dua wilayah kerajaan baru.

Pertama, Kerajaan Panjalu atau Daha dengan ibu kota Kadiri dengan raja Sri Samarawijaya. Kemudian Kerajaan Jenggala yang berpusat di kota lama, Kahuripan, diperintah saudaranya yang bernama Mapanji Garasakan.

Peristiwa pembelahan dua kerajaan ini berlangsung pada 1042. Namun tapal batas gaib melalui perantara Mpu Bharada tidak mampu mencegah bahaya pelanggaran aturan kedewataan.

"Tidak lama sesudah Airlangga meninggal dunia ini, terjadilah pertempuran antara dua negara ini: Daha dan Jenggala,” tulis R. Moh Ali. S.S. dalam “Perdjuangan Feodal Indonesia”.

Prasasti Turunhyang B yang dikeluarkan Raja Jenggala Mapanji Garasakan pada 1044 (966 saka), menceritakan perang saudara tersebut. Daha atau Panjalu dengan Jenggala berperang.  

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut