Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 44 Personel Polres Barru Naik Pangkat, 9 Perwira 44 Bintara
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Jenderal Hoegeng Ditempeleng Perwira Jepang Gara-Gara Jam 

Kamis, 27 Januari 2022 - 15:46:00 WIB
Kisah Jenderal Hoegeng Ditempeleng Perwira Jepang Gara-Gara Jam 
Kapolri periode 1968-1971 Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso. (Foto IG Jenderal Hoegeng Iman Santoso).
Advertisement . Scroll to see content

Saat itu arloji Hoegeng menunjukkan pukul 09.00 lebih. Menjelang pukul 01.00, Hoegeng kembali ke tempat, menemui perwira muda Jepang untuk menyatakan siap memindahkan buku Prof Van Den Berg.

Sang perwira menengok jam tangannya, dan wajahnya berubah tak senang. Tangannya tiba-tiba terayun, menempeleng pipi Hoegeng. "Hari sudah pukul setengah tiga!," katanya seperti tertulis dalam "Hoegeng, Polisi: Idaman dan Kenyataan".

Dia tidak jadi diperintah memindahkan buku Van Den Berg. Hoegeng awalnya tak mengerti. Baru kemudian dia sadar, semuanya karena salah paham.

Perwira Jepang memakai jam tangan dengan waktu Tokyo. Sedangkan arloji yang dipakai Hoegeng menggunakan waktu Indonesia atau Jakarta. "Meskipun dapat tempeleng, anehnya saya tidak takut karena memang merasa tak bersalah," kata Hoegeng.  

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut