Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 44 Personel Polres Barru Naik Pangkat, 9 Perwira 44 Bintara
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Jenderal Hoegeng Ditempeleng Perwira Jepang Gara-Gara Jam 

Kamis, 27 Januari 2022 - 15:46:00 WIB
Kisah Jenderal Hoegeng Ditempeleng Perwira Jepang Gara-Gara Jam 
Kapolri periode 1968-1971 Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso. (Foto IG Jenderal Hoegeng Iman Santoso).
Advertisement . Scroll to see content

BLITAR, iNews.id - Kapolri ke-5 RI Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso punya pengalaman tak mengenakkan saat masih kuliah. Dia ditempeleng perwira polisi Jepang gegara jam tangan. Namun, polisi yang terkenal jujur itu tak takut, karena tidak bersalah.  

Kisah itu terjadi saat Hoegeng berusia 19 tahun. Saat itu Hoegeng mulai berkuliah di Recht Hoge School (RHS) atau Sekolah Tinggi Hukum di Batavia. Hoegeng tumbuh dalam situasi perang dan penjajahan.

Saat itu tahun 1940, perang Dunia II tengah berkecamuk di Eropa, dan situasi telah berubah. Belanda dan sekutu mulai terdesak oleh Jepang dengan kekuatan totaliternya. Menyusul dibomnya pangkalan Amerika di Pearl Harbour pada 9 Desember 1941, koloni-koloni barat seperti Taiwan, Filipina, Birma hingga Singapura, mulai berjatuhan.

Hoegeng turut mengikuti perkembangan melalui fotum-forum diskusi mahasiswa. Dia ikut mendengarkan berita perang. "Namun saya tidaklah begitu terganggu. Pada dasarnya saya tidak begitu tertarik atau kecanduan masalah-masalah politik," kata Hoegeng seperti ditulis Abrar Yusra dan Ramadhan KH dalam buku “Hoegeng, Polisi : Idaman dan Kenyataan”.

Hoegeng Iman Santoso lahir di Pekalongan, 14 Oktober 1921. Sebuah kota kecil pesisir utara Jawa Tengah. Ayahnya, Soekario Kario Hatmodjo orang Tegal dan ibunya, Oemi Kalsoem orang Pemalang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut