Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Pahlawan, Grand Mercure Malang Mirama Beri Penghargaan pada Orang Tua Disabilitas
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Heroik Bung Tomo dan Sungkono, 2 Tokoh Penggerak Gelombang Gerakan 10 November

Selasa, 09 November 2021 - 12:24:00 WIB
Kisah Heroik Bung Tomo dan Sungkono, 2 Tokoh Penggerak Gelombang Gerakan 10 November
Kisah heroik Bung Tomo sebagai tokoh penggerak perjuangan 10 November 1945. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

Bukan cuma pemberi komando atau perancang strategi yang ulung, Sungkono juga berhasil menempatkan diri sebagai inspirasi pertempuran. Di tengah pertempuran Surabaya, para pejuang bangsa sempat mengalami tekanan ketika tentara sekutu mengultimatum Indonesia, khususnya Surabaya.

Sungkono memutuskan naik mimbar ketika melihat pasukannya mulai kendor. Dalam pidatonya, Sungkono berseru di hadapan para pejuang, ia akan melawan tentara sekutu meski sendirian. Pidato itu lah yang menginspirasi semangat ribuan arek Surabaya dan prajuritnya yang tergabung dalam Unit 66.

Baku tembak yang memerahkan telingga terjadi selama 21 hari itu tercatat sebagai salah satu pertempuran paling heroik bagi bangsa Indonesia. Sebuah hari yang jadi puncak pertempuran itu bahkan ditetapkan sebagai Hari Pahlawan, 10 November 1945.

Kedua tokoh pergerakan ini memainkan peran yang berbeda. Bung Tomo mampu mengerakan arek-arek Suroboyo lewat pidato epiknya di radio. Dan Sungkono sebagai eksekutor lapangan yang meracik semua strategi perjuangan, mempertahankan kota dan memukul mundur pasukan sekutu.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut