Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Heroik Bripda Wahyu Prastiyanto hingga Jadi Nama Kantin di Polresta Mojokerto.

Kamis, 18 Februari 2021 - 21:56:00 WIB
Kisah Heroik Bripda Wahyu Prastiyanto hingga Jadi Nama Kantin di Polresta Mojokerto.
Kapolresta Mojokerto Deddy Supriadi bersama orang tua Bripda Wahyu melihat monumen yang barus diresmikan, Kamis (18/2/2021). (Foto: iNews.id/Sholahudin).
Advertisement . Scroll to see content

MOJOKERTO, iNews.id - Satsabhara Polresta Mojokerto mendirikan kantin baru bernama Bripda Wahyu Prastiyanto, lengkap dengan monumen patung Bripda Wahyu. Monumen dan kantin ini dibangun untuk mengenang Bripda Wahyu yang gugur saat menjalankan operasi yistisi protokol kesehatan Oktober 2020 lalu. 

Di internal Polresta Mojokerto, Bripda Wahyu dikenal sebagai sosok disiplin dan berdedikasi, terutama dalam penegakan protokol Covid-19. Karena itu, keluarga besar Bhayangkara ini merasa begitu kehilangan atas kepergiannya.  

Tanggal 15 Oktober lalu, bintara Polresta Mojokerto ini mengalami kecelakaan dan gugur saat melaksanakan tugas razia protokol kesehatan Covid 19 di Jalan Raya Meri, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan. 

Kisah pilu itu bermula Bripda Wahyu melaksanakan tugas rutin menggunakan kendaraan dinasnya roda dua untuk menyusuri jalan-jalan di Kota Mojokerto. 

Tiba di Kelurahan Meri, dia melihat seorang pelanggar prokes melarikan diri. Dengan sigap anak tunggal pasangan Suprianto dan Sri wahyuni Utarti  itu pun mengejar pelanggar lantaran telah melanggar prokes dan menolak untuk diingatkan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut