Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sejarah Gua Anggas Wesi yang Ditempati Darmaji Puluhan Tahun, Diyakini Miliki Sisi Gaib
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Gajah Mada Tolak Jabatan Strategis di Kerajaan Majapahit 

Sabtu, 05 Maret 2022 - 20:02:00 WIB
Kisah Gajah Mada Tolak Jabatan Strategis di Kerajaan Majapahit 
Ilustrasi Patih Gajah Mada (Foto: Wikipedia)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Gajah Mada merupakan patih terbesar Kerajaan Majapahit. Namun awalnya Gajah Mada enggan mengemban jabatan penting di Kerajaan Majapahit. Dia baru tampil sebagai patih saat Aria Tadah yang menjabat patih Majapahit mengundurkan diri. Itu pun dengan proses yang panjang. 

Dikisahkan dalam buku "Menuju Puncak Kemegahan Sejarah Kerajaan Majapahit" karya Slamet Muljana, saat masa kepemimpinan Tribuwanatunggadewi dan Rajadewi Maharajasa, Gajah Mada mendapat tawaran jabatan penting tersebut. 

Tadah yang sebagai patih amangku bumi, saat itu memang tengah sakit dan sudah merasa tua. Karenanya, Tadah meminta kepada raja Majapahit untuk menggantinya. Tadah pun mengajukan nama Gajah Mada kepada rani Majapahit untuk bisa menggantikannya. 

Tadah beranggapan bahwa Gajah Mada merupakan orang yang tepat karena kebijaksanaan dan sifatnya. Tapi sebelum mengajukan nama Gajah Mada, Aria Tadah terlebih dahulu mendekati Gajah Mada dan melobinya. 

Oleh Tadah, Gajah Mada ditawarkan di posisi sebagai patih, bukan patih amangku bumi. Dia meminta agar Gajah Mada membantunya dalam menjalankan tugas sebagai patih. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut