Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Keroncong, Musik Kesukaan Bung Karno yang Dipromosikan hingga ke Mancanegara
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Fatmawati Menangis Haru usai Pembacaan Teks Proklamasi 17 Agustus 1945

Kamis, 17 Agustus 2023 - 09:06:00 WIB
Kisah Fatmawati Menangis Haru usai Pembacaan Teks Proklamasi 17 Agustus 1945
Fatmawati Soekarno. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

Fatmawati sang penjahit bendera pusaka Merah Putih pada akhir tahun 1944. Dia menjahit bendera dengan ukuran 2x3 meter saat hamil tua putra pertamanya, Guntur Soekarnoputra.

Semua yang hadir dan mengikuti Proklamasi Kemerdekaan itu juga saling berpelukan sekaligus berurai air mata haru. Indonesia telah merdeka. 

“Pokoknya, semua semua menangis,” kenang Fatmawati seperti dikutip dari buku 'Berkibarlah Benderaku Tradisi Pengibaran Bendera Pusaka'

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut