Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemprov Jabar Ubah Pilar Gerbang Gedung Sate Bergaya Candi Habiskan Anggaran Rp3,9 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Blusukan Raja Hayam Wuruk, Temukan dan Perbaiki Candi Berusia 50 Tahun 

Senin, 19 September 2022 - 07:33:00 WIB
Kisah Blusukan Raja Hayam Wuruk, Temukan dan Perbaiki Candi Berusia 50 Tahun 
Candi Simping yang diperintahkan oleh Hayam Wuruk diperbaiki (Wikipedia/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Total sekitar 80 buah candi-candi kecil yang dihasilkan tidak kurang 37 angka tahun, di antaranya 32 berasal dari masa Majapahit. 

Jauh di luar Jawa Timur terdapat sejumlah candi yang berasal atau termasuk dalam candi-candi masa Majapahit. Sejumlah candi seperti Candi Sukuh dan Candi Ceto di lereng barat Gunung Lawu yang masuk di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. 

Peninggalan Kerajaan Majapahit juga terendus di luar Pulau Jawa terutama di Pulau Bali. Beberapa bangunan sisa - sisa candi dari batu bata juga disebut Prof. Soekmono ditemukan di daerah Bima, Sumbawa, dan di daerah Padanglawas, Sumatera Utara. Sangat mungkin di wilayah itu ditemukan peninggalan Kerajaan Majapahit. 

Pasalnya baik Bima dan Panai disebut dalam Nagarakretagama sebagai bagian dari wilayah Kerajaan Majapahit. Oleh karena itu tidak mustahil pula sebagian dari candi-candi yang ada di daerah Jambi, termasuk candi peninggalan Majapahit. 

Editor: Nur Ichsan Yuniarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut