Kisah Amangkurat I Raja Mataram yang Punya Banyak Skandal Seks
Korban pertamanya istri Tumenggung Wiraguna yang terjadi pada tahun berikutnya 1637, sebagaimana dikutip dari "Tuah Bumi Mataram dari Panembahan Senopati hingga Amangkurat II" tulisan Peri Mardiyono.
Saat itu Sultan Amangkurat I disebut masih berusia 18 tahun membawa lari istri orang yang tak lain Tumenggung Wiraguna. Mengetahui istrinya dibawa lari oleh Amangkurat I, Tumenggung Wiraguna memberanikan diri mengadukan skandal itu ke Sultan Agung, ayah Amangkurat I.
Mendengar laporan itu, Sultan Agung langsung marah. Putranya yang kelak akan mewarisi tahta Kerajaan Mataram justru melakukan tindakan tak terpuji. Singkat cerita, Sultan Agung menghukum anaknya sendiri.
Amangkurat pun akhirnya mengembalikan istri orang itu kepada suaminya, Tumenggung Wiraguna. Dia lalu memilih meninggalkan keraton untuk mendalami ilmu agama Islam.
Sebelum Sultan Agung wafat, dia menyerahkan tahtanya kepada sang anak, Amangkurat I yang dipanggilnya pulang. Sang ayah mengira anaknya telah bertobat dan berubah menjadi orang baik.