Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kadis ESDM Jatim Ditahan Kasus Pungli Izin Tambang, Ini Reaksi Khofifah
Advertisement . Scroll to see content

Khofifah Pastikan Warga Miskin Tetap Bisa Masuk SMA dan SMK Negeri dengan SKTM

Kamis, 13 Juni 2019 - 12:03:00 WIB
Khofifah Pastikan Warga Miskin Tetap Bisa Masuk SMA dan SMK Negeri dengan SKTM
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Dok/iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) memberi kesempatan kepada siswa miskin masuk ke SMA/SMK Negeri di provinsi ini meskipun tidak memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP). Sebagai gantinya, mereka bisa menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan.

Pemprov Jatim berharap warga kurang mampu tersebut memanfaatkan kuota 20 persen di tiap-tiap sekolah. “Kalau ada anak keluarga miskin mau mendapatkan layanan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), tapi tidak punya KIP, maka mereka bisa mengurus SKTM,” kata Gubernur Jatim Khofifah Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Kamis (13/6/2019).

Khofifah menjelaskan, pola ini sama dengan pola pelayanan kesehatan. Bagi warga yang tidak mampu atau miskin yang ingin mendapatkan layanan PPDB SMA SMK Negeri untuk anaknya, bisa mengurus SKTM ke kelurahan atau dari desa di daerah masing-masing.

“Ini kembali saya tegaskan karena ada laporan yang sampai ke saya soal PPDB. Bahkan, ada wali murid yang sampai membawa rekaman saya ke sekolah yang dituju tapi tetap ditolak karena dia tidak punya KIP,” kata Khofifah.


Karena itu, Khofifah juga meminta kepada Dinas Pendidikan Jatim membuat surat edaran ke sekolah-sekolah. Mereka harus memperjelas ketentuan pendaftaran PPDB bagi warga tidak mampu dan bahwa KIP bisa diganti dengan SKTM.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut