Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! Bocah SD di Kediri Terluka Parah akibat Ledakan Mercon Rakitan
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Santri di Kediri Tewas Dianiaya, Pengasuh Ponpes: Katanya Jatuh Terpeleset

Selasa, 27 Februari 2024 - 16:36:00 WIB
Kasus Santri di Kediri Tewas Dianiaya, Pengasuh Ponpes: Katanya Jatuh Terpeleset
Pengasuh Ponpes Al Hanifiyyah, Fatihunada memberikan keterangan pers terkait kasus tewasnya santri diduga dianiaya. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

KEDIRI, iNews.id – Pihak pondok pesantren (Ponpes) PPTQ Al Hanifiyyah, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri akhirnya buka suara terkait kasus seorang santri asal Banyuwangi yang tewas diduga dianiaya empat temannya. 

Awalnya korban dilaporkan meninggal karena terjatuh di kamar mandi, namun keluarga curiga setelah melihat kondisi jenazah yang terdapat luka lebam.

Dalam video yang beredar, terekam reaksi histeris keluarga saat jenazah santri berinisial BBM (14) tiba di rumah duka di Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi.

Pengasuh Ponpes Al Hanifiyyah, Fatihunada mengaku tidak menyangka ada tindak penganiayaan yang dialami santrinya. Gus Fatih mengaku awalnya mendapat laporan ada seorang santri meninggal di rumah sakit karena terpeleset di kamar mandi. 

"Saya dapat laporan anak itu jatuh terpeleset di kamar mandi lalu dibawa ke rumah sakit lalu meninggal. Saya percaya informasi itu karena kakaknya yang bilang. Saya gak tahu sama sekali dan menduga jika ada kejadian ini (dugaan penganiayaan)," ujar Fatihunada, Senin (26/2/2024).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut