Kaleidoskop 2020: 10 Kepala Daerah Meninggal karena Covid-19, dari Bupati Morut hingga Wawali Probolinggo
Kondisi Syahrul tidak stabil, kadang membaik dan menurun. Tim medis telah melakukan pompa jantung dan sempat membuahkan hasil yang baik. Kondisi kesehatannya menurun sejak Selasa pagi hingga akhirnya meninggal sore harinya.
Selain Syahrul, keluarga besarnya juga ikut terinfeksi Covid-19 saat itu, yakni istrinya Juwariyah, cucu, keponakan dan dokter pribadinya.
Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal dunia dalam usia 50 tahun akibat terinfeksi Covid-19, Senin (10/8/2020). Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakot Banjarbaru Dedi Sutoyo menyebutkan, wali kota meninggal dunia sekitar pukul 02.30 WITA saat menjalani perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Nadjmi Adhani telah menjalani perawatan selama kurang lebih dua pekan di rumah sakit, setelah dinyatakan positif virus corona. Istrinya Ririen Kartika Rini juga positif corona dan dirawat di rumah sakit. Nadjmi bahkan sebelumnya sempat merekam video yang mengumumkan kondisinya dan istrinya yang positif Covid-19 dan dirawat di rumah sakit, Senin (27/7/2020).
Pada Minggu (9/8/2020) siang, kondisi kesehatan orang nomor satu Pemkot Banjarbaru tersebut menurun karena kadar oksigen dalam darah rendah. Nadjmi Adhani akhirnya mengembuskan napas keesokan harinya.