Jelang New Normal, Khofifah Cek Protokol Kesehatan di Pasar Tangguh Gresik
Khofifah berharap kampung tangguh yang berasal dari satu entitas terkecil, yakni RT-RT yang direkatkan oleh RW ini bisa diterapkan oleh seluruh RW di Jatim, serta mampu menjadi penguat ketika nanti memasuki era new normal.
“Harapannya, RW-RW lain akan mengikuti format ini, ketangguhan yang dimiliki oleh 1 entitas terkecil RT- RW itu bisa menjadi penguat ketika nanti memasuki new normal, sebab new normal butuh ketangguhan-ketangguhan baru, basis yang efektif nya ya RT-RT ini, lalu direkatlah oleh RW,” kata dia.
Khofifah menambahkan, salah satu ketangguhan RW di wilayah ini yaitu saat wilayah tetangga ada yang terkonfirmasi positif Covid-19, seluruh warga bahu-membahu membangun ketahanan dan ketangguhan serta menyebarkan ke RW-RW lainnya. Respons ini agar seluruh warga sama-sama memiliki ketahanan dan ketangguhan yang prima.
Dia berharap semua kabupaten/kota di Jatim dapat melakukan hal serupa. Contoh bagus telah ditunjukkan Malang Raya yang mampu menekan Covid-19.
“Setelah Malang Raya sukses, maka Pak Pangdam dan Pak Kapolda punya RW-RW yang diampu, termasuk Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. Kampung tangguh di Jatim ini sepertinya menjadi role model di provinsi yang lain juga,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Gresik Sambari Halim mengatakan, di Gresik terdapat 330 desa, 26 kelurahan, 910 RT-RW, dan 914 Dusun. Dari 330 desa tersebut, sampai saat ini sudah ada 56 desa yang membentuk desa tangguh, serta juga sudah dilaksanakan 54 pasar tangguh.
Menurut dia, ujung tombak penanganan Covid-19 ini yaitu masyarakat di tingkat paling akar, yaitu RT-RW.
Editor: Arif Budiwinarto