Isak Tangis Warnai Pemakaman Masinis KA Sancaka
MADIUN, iNews.id – Suasana duka menyelimuti rumah masinisKereta Api (KA) Sancaka Mustofa. Almarhum merupakan korban tewas dalam insiden tabrakan di Ngawi, Jawa Timur (Jatim), Jumat (6 April 2018).
Keluarga dan kerabat almarhum tidak kuasa menahan air mata usai jenazah Mustofa dimasukkan ke dalam keranda untuk disalatkan. Mereka tak percaya tabrakan yang terjadi antara KA Sancaka dengan truk trailer merenggut nyawa Mustofa yang malam itu bertugas mengantar penumpang tujuan Yogyakarta-Surabaya. Andai kecelakaan tersebut tidak pernah terjadi, Mustofa pagi ini dapat bercengkrama dengan istri dan putra semata wayangnya sebagaimana yang telah direncanakan sebelumnya.
Namun, takdir berkata lain Mustofa pulang dengan kondisi terpejam untuk selama-lamanya. Sang Khalik mencabut nyawa Mustofa usai kereta yang dikemudikan ringsek dan terguling. Jasad Mustofa pun terjepit di ruang kerjanya dan membutuhkan empat jam untuk dievakuasi.
Saudara almarhum Suparno Hadi mengaku tidak memiliki firasat apapun atas musibah yang menimpa adik kandungnya itu. Keluarga bahkan sempat tidak percaya saat menerima telepon yang mengabarkan peristiwa maut tersebut.
"Kami semua makin terkejut saat diminta datang ke RS Suroto Ngawi. Ternyata di sana, adik saya sudah meninggal dunia," kata Suparno di rumah duka, Sabtu (7/4/2018).