HUT ke-61 Bapenda Jatim, Gubernur Khofifah Luncurkan ATM Samsat QRIS
Dia menambahkan, setidaknya ada legacy yang ditinggalkan untuk generasi emas kita semua. Jaga ritme pembangunan di Jatim, terus bekerja keras dengan dedikasi terbaik.
Ke depan, Khofifah meminta kepada Bapenda Jatim sebagai jantungnya keuangan harus menyiapkan perencanaan ke depan yang lebih detail, akurat, dan sistemik.
Sebab, ada keputusan dari Kementerian Keuangan yang akan berlaku Januari 2025 bahwa komposisi pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) berubah yang semula 70-30 untuk Provinsi-Kabupaten/Kota menjadi 34-66 untuk Kota/Kabupaten-Provinsi.
Artinya, pemasukan di Pemprov Jatim kemungkinan berkurang Rp4 triliun. Padahal, dengan jumlah Rp4,9 triliun disiapkan untuk penguatan layanan pendidikan dalam program Tis-Tas.
"Ini serius dan saya sampaikan bahwa keberpihakan di layanan pendidikan sejak 2019 sudah memberikan hasil yang signifikan. Hasilnya, tahun 2019-2023 intervensi menghasilkan siswa SMA/SMK Jatim paling banyak diterima Perguruan Tinggi negeri di Indonesia," ujar Khofifah.