Hari Santri, PWNU Jatim Gelar Ngaji Milenial Bareng Gus Baha
“Semua itu merupakan pengakuan negara akan eksistensi pesantren. Kami dari NU menyambut adanya Undang-Undang tersebut, sebagai bagian dari hadiah yang terkait juga dengan peringatan Hari Santri 2019," kata salah satu Pengasuh Pesantren Denanyar Jombang ini.
Tentang Ngaji Mahasantri Melenial, nama Gus Baha telah dikenal di kalangan muda dan generasi milenial. Pengasuh Pesantren Alquran di Rembang Jawa Tengah ini adalah putra KH Nur Salim yang dikenal alim dalam mendalami ilmu-ilmu Alquran.
Dakwah-dakwah Gus Baha di media sosial, seperti Youtube sangat digemari lantaran kedalaman ilmunya. Penampilan yang sederhana, tetapi tidak kalah mendalamnya sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan dakwah di era kekinian dari pesantren.
Sementara Gus Kautsar, dikenal dengan kedalaman ilmunya. Meski sesekali tampil di media sosial, namun kiai muda asal Pesantren Al-Falah Ploso Mojo Kediri ini, juga menjadi figur harapan umat Islam, khususnya kaum Nahdliyin.
Gaya dakwahnya yang santun, digemari lantaran disampaikan dengan cara-cara damai. Dengan bahasa yang sederhana, tapi tampak sekali alim khas kiai yang digembleng dan dibesarkan di lingkungan pesantren.
Demikian pula Gus Reza, adalah putra KH Imam Yahya Mahrus Ali dari Lirboyo. Dikenal sebagai figur harapan bagi NU, yang kini mengemban amanah sebagai Wakil Ketua PWNU Jawa Timur.
Editor: Kastolani Marzuki