Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pengasuh Ponpes di Malang jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Begini Modusnya
Advertisement . Scroll to see content

Gus Idris Belum Diperiksa atas Video Hoaks Penembakan, Polisi: Belum Tersangka 

Kamis, 11 Maret 2021 - 09:28:00 WIB
Gus Idris Belum Diperiksa atas Video Hoaks Penembakan, Polisi: Belum Tersangka 
Potongan video saat Gus Idris dikabarkan ditembak orang tak dikenal. (istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Pihak kepolisian sebenarnya juga telah meminta Gus Idris untuk mengurangi intensitas dan menghapus video-video di kanal youtube-nya yang dianggap meresahkan. Namun dari pantauan di kanal youtubenya hingga Rabu 10 Maret 2021, hal tersebut belum dilakukan.

"Kita sudah sampaikan ke pihak idris untuk mengurangi keluhan dan kompalain untuk menghapus atau take down video tersebut, mudah-mudahan direalisasikan, agar tidak menimbulkan keresahan," katanya. 

Sebelumnya diberitakan, Gus Idris dari Ponpes Thoriqul Jannah diduga tertembak saat berada di Markas Nyi Ronggeng. Adegan Gus Idris tertembak ini terekam di video live youtube di kanal pribadinya Gus Idris Official. Belum diketahui secara pasti lokasi tertembaknya Gus Idris yang beredar di dalam video.

Di video berdurasi 4 menit 14 detik, tampak Gus Idris diduga mengalami tembakan oleh orang tak dikenal. Di video Gus Idris yang berjalan menuju mobil terkena dugaan tembakan hingga terkapar.

Tampak di video detik 56 terdengar suara letupan seperti suara tembakan. Tak berselang lama Gus Idrus pun terkapar dengan mengalami luka di bagian dada kanan. Tampak dada kanan Gus Idris mengeluarkan darah.

Namun, selang sehari kemudian Gus Idris mengklarifikasi bahwa apa yang dialaminya adalah serangan sihir makhluk gaib yang seolah ditembakkan ke dirinya.

Diketahui, ada empat kelompok masyarakat yang melaporkan Gus Idris ke polisi atas video hoaks penembakan tersbut. Mereka yakni Forum Pemuda Milineal Malang Selatan (Fordamas), Lingkar Gagasan (Lingga) Indonesia, LTN NU, dan terakhir hari Rabu ini dari Banser Kabupaten Malang. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut