Gunung Semeru Kembali Erupsi, Warga Diminta Waspada Awan Panas Guguran
Selain itu dia meminta masyarakat agar mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru.
"Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," katanya.
Gunung Semeru merupakan gunung yang memiliki ketinggian 3.676 Mdpl. Lokasinya berada di antara Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, yang menjadi satu lokasi kawasan dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Gunung Semeru sempat diguyur hujan deras selama lebih dari satu jam, hingga berdampak banjir bandang lahar dingin, pada Kamis malam (18/4/2024). Akibatnya dua warga yang merupakan pasangan suami istri (Pasutri), ditemukan tewas terbawa arus sungai di Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang menyebutkan, sekitar 200 orang mengungsi secara mandiri ke rumah sanak saudara, keluarga dan tetangga. Mereka yang mengungsi merupakan warga di bantaran sungai yang dialiri lahar dingin Gunung Semeru.
Editor: Kurnia Illahi