Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Duka Kloter 12 Malang, 2 Jemaah Haji Meninggal Dunia di Pesawat dan Bus
Advertisement . Scroll to see content

Gubernur Khofifah Minta Siswa SMP Korban Bullying di Malang dan Pelaku Didampingi

Rabu, 05 Februari 2020 - 19:14:00 WIB
Gubernur Khofifah Minta Siswa SMP Korban Bullying di Malang dan Pelaku Didampingi
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Jika ada indikasi yang menyimpang, termasuk ada indikasi perundungan, guru diharapkan bisa gerak cepat untuk bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Jangan sampai kejadian perundungan baru diketahui dan dihentikan ketika sudah ada jatuh korban.

Tidak hanya itu, Khofifah menekankan pentingnya fungsi konseling di sekolah. Konseling sangat penting untuk mengomunikasikan masalah-masalah yang terjadi pada siswa di sekolah.

“Jika fungsi konseling ini berjalan baik, siswa akan terbiasa untuk menceritakan masalah yang mereka hadapi pada gurunya atau konselor sebayanya. Ini menjadi penting agar hal-hal yang tidak kita inginkan bisa dicegah lebih awal,” ujarnya.

Diketahui, kasus perundungan pada siswa SMP berusia 13 tahun di Kota Malang sempat viral di media sosial. Seorang siswa berinisial MS di-bully teman sebayanya.

MS dibully dengan kekerasan yang menyebabkan syaraf jari tengah tangan kanannya tidak berfungsi. Tim dokter rumah sakit terpaksa memutuskan agar jari tengah MS tersebut harus diamputasi. Kasus perundungan pada MS kini juga ditangani oleh pihak yang berwajib.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut