Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Operasi SAR Hari ke-6 Tragedi Ponpes Al Khoziny, Fokus Pembersihan Percepat Evakuasi
Advertisement . Scroll to see content

DVI Polda Jatim: Proses Identifikasi Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny Ambruk Butuh 3 Hari

Sabtu, 04 Oktober 2025 - 10:53:00 WIB
DVI Polda Jatim: Proses Identifikasi Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny Ambruk Butuh 3 Hari
Proses identifikasi jenazah korban runtuhnya musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo diperkirakan butuh tiga hari. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SIDOARJO, iNews.id – Proses identifikasi jenazah korban musala ambruk Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 3 hari. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim menyatakan tes DNA menjadi solusi terakhir jika metode visual maupun sidik jari tidak memungkinkan.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Jatim Kombes Pol M Khusnan, menjelaskan hasil tes DNA dalam kondisi terbaik bisa diperoleh sekitar 3 hari.

“Dalam kondisi terbaik, hasil tes DNA bisa diperoleh sekitar 3 hari,” ujar Kombes Khusnan saat konferensi pers di RS Bhayangkara Surabaya, Jumat (3/10/2025) malam.

Hingga saat ini, Tim DVI telah menerima delapan kantong jenazah dari korban ambruknya musala Ponpes Al Khoziny. Dari jumlah tersebut, lima jenazah sudah melalui proses identifikasi awal, sementara tiga lainnya masih dalam pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Khusnan, metode identifikasi paling efektif dilakukan melalui data gigi, terutama bila korban memiliki rekam medis gigi atau foto panoramik. Sebaliknya, sidik jari sulit digunakan karena banyak yang sudah rusak akibat jenazah lebih dari tiga hari.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut