Duh, Kakek Berstatus PDP di Probolinggo Ngamuk Tidak Mau Diisolasi di RS
Sabtu, 09 Mei 2020 - 15:03:00 WIB
Anang menduga, tindakan pasien ini didasari karena tekanan ekonomi. Sehari-hari, pasien bekerja sebagai pembuat batu bata. Lantaran tuntutan ekonomi, ditambah pasien merasa sehat, dia memaksa untuk pulang.
“Beberapa kali pasien minta pulang, tapi kami larang sesuai protokol, malah menimbulkan depresi sendiri. Kami kaji semakin membahayakan, maka diizinkan pulang dengan pengawasan,” katanya.
Kini pasien tersebut menjalani isolasi mandiri selama 14 hari dan berada dalam patauan ketat tim medis puskesmas.
Editor: Umaya Khusniah