Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemkot Surabaya Terapkan WFH Setiap Jumat, ASN Diawasi Ketat Wajib Penuhi Kinerja
Advertisement . Scroll to see content

Disebut Lambat Tangani Covid-19 di PT HM Sampoerna, Pemkot Surabaya Bantah Khofifah

Sabtu, 02 Mei 2020 - 21:48:00 WIB
Disebut Lambat Tangani Covid-19 di PT HM Sampoerna, Pemkot Surabaya Bantah Khofifah
Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Surabaya menyampaikan keterangan pers tentang kasus corona di PT HM Sampoerna, Sabtu (2/5/2020). (Foto: Humas Pemkot Surabaya)
Advertisement . Scroll to see content

Fikser mengatakan, pada 27 April, pihaknya kembali bertemu dengan pihak Sampoerna. Saat itu, pihaknya meminta perusahaan tutup sementara. Selain itu juga meminta data nama karyawan untuk dilakukan tracing kembali.

“Kita minta datanya by name by address. Supaya kita bisa tracing kembali dan beri intervensi,” katanya.

Koordinator Bidang Pencegahan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, saat bertemu PT HM Sampoerna, pihaknya juga meminta dilakukan rapid test dan isolasi mandiri bagi sekitar 506 karyawan.

“Saat itu Puskesmas melakukan tracing dan ditemukan terdapat data kontak erat dengan karyawan. Begitu tahu satu orang sakit, langsung kita cari siapa orang dalam pemantauan (ODP) mana dan pasien dengan pengawasan (PDP) nya,” katanya.

Diketahui, Jumat (1/5/2020) kemarin, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut Pemkot Surabaya terlambat dalam merespons kasus corona di parik rokok Sampoerna. “Agak terlambat responsnya. Mungkin, barangkali tidak detail informasinya (dari Dinkes Surabaya). Kalau informasinya detail, pasti saya rasa melakukan quick response,” katanya.

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut