Curiga Ada Permainan, Korban Sipoa Minta KPK Awasi Proses Sidang
SURABAYA, iNews.id – Protes korban dugaan penipuan apartemen Sipoa terus berlanjut. Rabu (26/9/2018) siang tadi, mereka kembali mendatangi gedung Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Mereka berunjuk rasa, mendesak proses hukum kasus dugaan penipuan diusut secara tuntas.
Pada aksi ini, massa yang tergabung dalam Forum Peduli Masyarakat Bawah (FPMB) itu juga meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi proses persidangan kasus Sipoa. Sepanduk bertuliskan “KPK harus turun tangan dalam persidangan Sipoa” dibentangkan menutup akses jalan saya.
Tuntutan ini disampaikan karena mereka khawatir proses persidangan kasus penipuan Sipoa berjalan tidak sesuai harapan. Sebab, sejak awal muncul indikasi pihak-pihak yang mencoba memengaruhi keputusan majlis hakim. “Ada hakim yang diduga menutup-nutupi kedok dari dalang atau otak kasus penipuan Sipoa,” kata massa saat melakukan orasi.
Karena itu, mereka berharap betul adanya pengawasan dari KPK. Selain untuk memastikan tidak ada ‘permainan’ dalam proses sidang. Kehadiran KPK juga untuk memberi garansi bahwa majelis hakim benar-benar bertindak profesional dalam kasus ini.
Dalam orasinya, FPMB meminta agar KPK turun tangan mengawasi sidang kasus penipuan dan penggelapan Sipoa dengan terdakwa Budi Santoso dan Klemen Sukarno Candra. Selain itu, FPMB juga mendesak agar majelis hakim sidang kasus Sipoa bekerja secara profesional.