Cerita Tragis Margaretha Zelle, Telik Sandi Cantik yang Terpesona dengan Pulau Jawa
Mata Hari menghabiskan 15 pekan untuk belajar spionase. Materi tentang kode, tipu muslihat, penggunaan bahan kimia, peta memori, fotografi dan penggunaan tubuh seorang model sebagai senjata yang ampuh, ia lahap habis. Ia mendapat kode nama “H 21”.
Saat itu jelang Perang Dunia I yang meletus pada 4 Agustus 1914. Hubungan Perancis dan Jerman tengah memanas. Mata Hari keluar dari Jerman, dan masuk ke Perancis dengan alasan polisi Jerman mengancam orang asing.
Dari Perancis, Mata Hari pergi ke Swiss, lalu kembali ke Jerman dan berlanjut ke Amsterdam Belanda.Jelang Perang Dunia I praktis Mata Hari melakukan perjalanan bolak-balik Paris ke Belanda.
Di Paris, Mata Hari yang berusia 40 tahun bertemu Vladmir Masloff yang berusia 21 tahun. Vladmir seorang tentara Rusia. Keduanya saling jatuh hati dan kelak menjadi pasangan kekasih sampai mati.
Persoalan muncul saat Vladmir cedera serius akibat gas beracun yang dilontarkan tentara Jerman. Vladmir menjalani perawatan di rumah sakit militer di Vittel, Perancis, yakni sebuah kawasan perang. Mata Hari yang hendak membezuk, harus menjalani pemeriksaan George Ladoux.