Cerita Tragis Margaretha Zelle, Telik Sandi Cantik yang Terpesona dengan Pulau Jawa
Pengadilan Perancis menjatuhkan vonis kepada Mata Hari alias Zelle alias Marguerite alias Gertrude dengan hukuman mati. Mata Hari hanya bisa terpaku. Tatapannya kosong.
Sementara Edouard Clounet menangis di sebelahnya. Pelaksanaan hukuman mati berlangsung 15 Oktober 1917 pagi. Meski sempat syok, Mata Hari menghadapi hukuman mati dengan berani.
"Jangan takut suster. Saya tahu bagaimana itu mati," kata Mata Hari kepada dua biarawati di penjara seperti dikisahkan buku “Siasat Jitu Intel Dunia”.
Mata Hari menolak tawaran penutup mata ketika digiring untuk menghadapi regu tembak. Bahkan dia sempat memberi ciuman jarak jauh kepada 12 orang penembaknya, sebelum senapan meletus.
Karena tidak ada keluarga yang bersedia mengurus jenazah, Pemerintah Perancis kemudian memberikan jasad Mata Hari kepada sekolah kedokteran untuk dipakai sebagai praktik mahasiswanya di ruang bedah.
Editor: Ihya Ulumuddin