Cerita Sunan Ampel Taklukkan Pertapa yang Berlatih Jalan di Atas Air
Sunan Ampel mengatakan dirinya hanya hamba Allah dan karomah yang disaksikan pertapa itu datangnya dari Allah. Tanpa kehendak Allah, Sunan Ampel mengatakan tidak mungkin bisa menyeberangi sungai dengan berjalan di atas permukaan air.
"Saya tidak memiliki kekuatan apa-apa," kata Sunan Ampel. Pertapa itu kembali mengakui kesalahannya. Dia mengakui telah membuang waktu sia-sia (12 tahun) seperti yang disampaikan Sunan Ampel. Pertapa itu juga penasaran, siapa yang dimaksud Sunan Ampel dengan Allah Swt.
Sunan Ampel menjelaskan bahwa Allah itu maha besar sekaligus Tuhan segala alam. Tanpa izinnya, dia tidak akan mampu berjalan di atas permukaan air. Dengan tersenyum, Sunan Ampel mengatakan dirinya tidak perlu merapal mantera. Juga tidak perlu berlatih dua belas tahun untuk bisa berjalan di atas air.
Dia hanya perlu waktu beberapa saat untuk membuat rakit bambu. Dan dengan rakit bambu itu ia bisa menyeberangi sungai tanpa khawatir tenggelam. "Kisanak, Allah melarang kita menyia-nyiakan waktu untuk hal-hal yang tidak berguna seperti ini. Allah memberi kita akal dan pikiran untuk kita manfaatkan sebaik-baiknya. Menyelesaikan masalah yang kita hadapi," ujar Sunan Ampel.
"Kalau memang bisa lebih cepat menyeberangi sungai, kenapa Kisanak menghabiskan waktu dua belas tahun untuk melakukannya?," tambah Sunan Ampel.