Cegah Penularan PMK, Khofifah Minta Pasar Hewan di 4 Wilayah Ini Ditutup Sementara
LAMONGAN, iNews.id - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meminta pasar hewan di empat daerah di Jatim ditutup sementara. Hal ini menyusul penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di empat daerah di Jatim, yakni Kabupaten Lamongan, Gresik, Sidoarjo dan Mojokerto.
Pesan ini disampaikan Khofifah usai meninjau peternakan sapi Kelompok Tani Ternak Barokah Jaya di Desa Soko, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Terdapat 52 ekor sapi di peternakan milik Haji Supar tersebut.
Beberapa diantaranya menunjukkan gejala tanda klinis PMK, antara lain, demam tinggi (39-41 derajat celcius), keluar lendir berlebihan dari mulut dan berbusa, luka-luka seperti sariawan pada rongga mulut dan lidah, tidak mau makan, dan kaki pincang.
Khofifah meninjau satu per satu sapi dalam peternakan tersebut. Dalam tinjauannya, kondisi beberapa ekor sapi mulai pulih setelah sebelumnya dilaporkan diberi suntikan antibiotik dan vitamin dua kali dengan jarak tiga hari. Namun beberapa sapi memang masih menunjukkan tanda-tanda gejala PMK.
"Kemarin dan hari ini ada 2 kali suntik. Ada proses pemulihan. Kami berharap tiga hari ini ada proses penyuntikan lagi. Mudah-mudahan membaik semua. Ini harus diproteksi dan mendapat penanganan komprehensif dan pihak pemilik akan melakukan identifikasi dari gejala-gejala yang muncul dan segera melaporkan," kata Khofifah.