Cegah Covid-19, Seniman Surabaya Ini Ajak Anak-Anak Bermain dan Belajar Wayang Suket
Kegiatan bermain dan belajar Wayang Suket, kata Mei, merupakan upaya transformasi nilai-nilai kesenian tradisi disamping mengisi masa libur akhir tahun. Wayang suket sendiri memiliki makna yang cukup relevan dalam menghadapi musibah yang berkepanjangan seperti saat ini.
"Suket atau rumput ini memiliki makna spirit yang luar biasa. Suket mampu bertahan hidup meski dilindas, diinjak, terbakar maupun dibabat habis," tuturnya.
Salah satu peserta, Cesia Aurelita, mengaku cukup senang bisa belajar Wayang Suket bersama Besut Rusmini di Sanggar Anak Merdeka Indonesia. Dari Sanggar itulah dia bisa mengetahui seni tradisi yang memiliki nilai luhur. Apalagi, hampir setahun ini dia bersama teman-teman lainnya sudah berdiam diri di rumah.
Pelajar kelas 1 SMP ini pun tidak terarik untuk mengisi waktu libur ke tempat wisata, karena kawatir tertular Covid-19. "Di sini sudah seru, bisa bermain wayang dan kesenian lainnya," ucapnya.
Aktivitas liburan ala warga Gunung Anyar Emas itu pun mendapatkan apresiasi dari warga dan pemerintah setempat, mulai dari RT/RW, Lurah Gunung Anyar Tambak hingga Camat datang langsung untuk menyaksikan kegiatan bermain dan belajar Wayang Suket.
Editor: Ihya Ulumuddin