Sementara itu, sejumlah bantuan logistik untuk korban banjir di Kabupaten Madiun juga mulai berdatangan. Bantuan ini selain berasal dari Pemkab Madiun juga dari relawan dan komunitas.
Diketahui, banjir melanda wilayah Kabupaten Madiun sejak Selasa (5/3/2019) malam. Selain itu, luapan air dari sungai Bengawan Solo juga membuat air banjir di Kabupaten Madiun sulit menyusut.
Data BPBD Kabupaten Madiun mencatat, wilayah terdampak banjir menerjang 39 desa dari delapan kecamatan. Meliputi Kecamatan Madiun, Saradan, Pilangkenceng, Balerejo, Wungu, Sawahan, Mejayan dan Kecamatan Wonoasri. Wilayah Balerejo, Saradan, dan Pilangkenceng merupakan daerah yang cukup parah terdampak bencana alam tersebut.
Editor: Donald Karouw