Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Santri Ponpes di Pelalawan Kritis Dianiaya Kakak Kelas, Diduga Perkara Nonton Film di HP
Advertisement . Scroll to see content

Bocah 7 Tahun di Sampang Tewas Dibunuh, Kaki-Tangan Diikat Jasad Dibuang ke Selokan

Senin, 11 Juli 2022 - 21:35:00 WIB
Bocah 7 Tahun di Sampang Tewas Dibunuh, Kaki-Tangan Diikat Jasad Dibuang ke Selokan
Lokasi pembuangan jasad bocah 7 tahun yang tewas dibunuh, Senin (11/7/2022). (Foto: iNews.id/Fathor Rahman).
Advertisement . Scroll to see content

SAMPANG, iNews.id - Bocah 7 tahun di Sampang, Madura ditemukan tewas tertimbun batu dan tanah di saluran pembuangan air. Saat ditemukan, kepala korban berinisial NH dalam kondisi penuh luka dan kaki serta tangan terikat. 

Hasil penyelidikan polisi, korban tewas karena dibunuh. Korban dihabisi dengan cara dianiaya, lalu jasadnya dibuang di saluran pembungan air dan titutup dengan batu batas. 

Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas pembunuhan ini. Hasilnya, korban tewas dibunuh oleh tetangganya sendiri. Ironisnya, pelaku pembunuhan ternyata masih anak-anak, yakni remaja perempuan berinisial AM (14 tahun). 

Kasus pembunuhan keji ini sempat memantik amarah warga setempat. Mereka lantas mengepung rumah pelaku, berusaha untuk menghajar pelaku AM. 

Beruntung aksi tersebut berhasil diredam oleh aparat kepolisian. Mereka masuk ke rumah pelaku M dan mengamankan pelaku dari kepungan massa ke kantor polisi.

"Korban sebelumnya dilaporkan hilang sehari. Keesokan harinya, korban ditemukan di sebuah selokan berukuran 60x80 cm di belakang rumah pelaku," kata Kapolres Sampang AKBP Arman, Senin (11/7/2022). 

Arman mengatakan, pelaku dianiaya dengan cara diikat kaki dan tangannya. Karena meronta, korban kemudian dijerat menggunakan tali tambang. Tak hanya itu, kepala korban juga dipukul menggunakan batu dan dibenturkan ke tembok hingga tewas. 

"Pukulan dan benturan batu ini yang menyebabkan korban meninggal dunia. Untuk menghilangkan jejak, korban kemudian dimasukkan ke dalam selokan dan ditutup dengan batu bata," ujarnya. 

Arman menjelaskan, motif pembunuhan sadis tersebut dipicu karena harta. Pelaku AM ingin memiliki anting dan gelang emas yang dipakai korban. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut