Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Identitas Pedagang Cilok Ditemukan Tewas di Kontrakan Cikupa, Perantau asal Madura
Advertisement . Scroll to see content

Bikin Konten Siksa Biawak di Jalan demi Subscriber, YouTuber Madura Ditangkap Polisi

Selasa, 14 Juli 2020 - 13:10:00 WIB
Bikin Konten Siksa Biawak di Jalan demi Subscriber, YouTuber Madura Ditangkap Polisi
YouTuber Abdullah yang juga pedagang pentol, warga Desa Larlar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, diamankan petugas Polres Sampang, Selasa (14/7/2020). (Foto: iNews/Tikno Arie)
Advertisement . Scroll to see content

SAMPANG, iNews.id - Seorang YouTuber yang juga pedagang pentol asal Kabupaten Sampang, Jawa Timur (Jatim), ditangkap polisi gara-gara konten video YouTubenya yang dinilai menyiksa binatang. Pria bernama Abdullah (30) ini nekat melakukannya agar tenar dan mendapatkan lebih banyak subscriber.

Abdullah, warga Desa Larlar, Kecamatan Banyuates ini, merasa tergoda untuk mendapatkan pendapatan dari konten video YouTube-nya yang saat ini menjadi fenomena di kalangan masyarakat. Untuk mendapatkan pendapatan yang lumayan, YouTube memberikan syarat konten video minimal 4.000 jam dan 1.000 subscriber.

Pria ini pun ingin terus memviralkan akun YouTube-nya yang diberi nama Abdullah Sampang dengan cara nyeleneh. Salah satunya konten penyiksaan hewan, yakni menyeret biawak dengan motor di jalan raya.

Tangkapan layar dari video YouTube Abdullah yang menyiksa biawak di jalan. Video ini mendapat kecaman dari masyarakat. (Foto: YouTube)
Tangkapan layar dari video YouTube Abdullah yang menyiksa biawak di jalan. Video ini mendapat kecaman dari masyarakat. (Foto: YouTube)

Akibat aksinya itu, banyak hujatan yang dia terima, baik di akun YouTube maupun di akun Facebooknya. Merespons video viralnya, petugas Polres Sampang pun mengamankan Abdullah dari rumahnya karena aksinya dinilai telah meresahkan masyarakat.

Di depan awak media dan petugas, Abdullah mengaku menyesal dan mengaku tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. “Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk pihak kepolisian, pegiat media sosial dan seluruh subscriber saya yang selama ini telah mendukung saya,” ujar Abdullah sambil tertunduk malu, Selasa (14/7/2020).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut