Berkunjung ke Banyuwangi, Sandiaga Ajak Relawan Jaga Ukhuwah Islamiah
“Saya sampaikan maklumat kepada seluruh relawan, jangan terprovokasi dengan sambutan-sambutan penghadangan. Saya menganggapnya bukan penghadangan, tapi penyambutan. Jangan terprovokasi, jangan terintimidasi, tapi justru kita terima dengan sukacita, dengan gembira. Kita damai,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Sandi juga mengajak para pendukung pasangan calon nomor urut 02 tidak melakukan aksi serupa jika pasangan nomor urut 01 berkunjung ke daerah-daerah. Aksi itu berpotensi memecah-belah bangsa. Daripada nantinya berakhir ricuh, para pendukung diminta di rumah saja.
“Kalau mau tentunya, berdoa saja di rumah, jangan ke jalan dan menyampaikan yel-yel yang mungkin nanti bisa menyinggung hati Pak Kiai atau juga mungkin ikut menambah kekisruhan. Itu yangs saya harapkan dari para pendukung dan juga masyarakat luas, menyambut 17 April ini dengan penuh sukacita,” katanya.
Seusai memberi sambutan, Sandiaga Uno melanjutkan kunjungannya ke Pondok Pesantren Nurul Abror Al Robbaniyyin di Desa Alas Buluh, Kecamatan Wongsorejo dan Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Desa Bengkak Kecamatan Wongsorejo. Menuju dua pondok pesantren tersebut, rombongan Sandiaga Uno kembali dikawal ribuan pendukungnya yang menggunakan sepeda roda dua.
Editor: Maria Christina