Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Oknum Kiai Cabuli 13 Santri di Ponorogo Diduga Sudah Beraksi Bertahun-tahun
Advertisement . Scroll to see content

Berkunjung ke Banyuwangi, Sandiaga Ajak Relawan Jaga Ukhuwah Islamiah

Kamis, 21 Februari 2019 - 14:26:00 WIB
Berkunjung ke Banyuwangi, Sandiaga Ajak Relawan Jaga Ukhuwah Islamiah
Cawapres Nomor Urut 02 Sandiaga Uno saat berkunjung ke Ponpes Al Imaratul Mustaqimah pimpinan Kiai Ali Hasan di Desa Bajulmati, Wongsorejo, Banyuwangi, Jatim, Kamis (21/2/2019). (Foto: iNews/Eko Suryono)
Advertisement . Scroll to see content

BANYUWANGI, iNews.id – Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 02 Sandiaga Uno berkunjung ke sejumlah pondok pesantren di Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), Kamis (21/2/2019). Dalam kunjungannya, Sandi mengajak para relawan dan pendukung Prabowo-Sandi untuk menjaga ukhuwah islamiah dan tidak terprovokasi dengan aksi-aksi yang bisa memecah-belah bangsa.

Kunjungan Sandi mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan dan ribuan orang pendukungnya. Pengawalan itu diduga berkaitan dengan beberapa kunjungannya yang mendapat penghadangan oleh sekelompok masyarakat. Namun, Sandiaga Uno menanggapi dingin hal itu, bahkan menyebutnya sebagai penyambutan.

Sandiaga Uno mengawali kunjungannya ke Pondok Pesantren Al Imaratul Mustaqimah pimpinan Kiai Ali Hasan di Desa Bajulmati, Wongsorejo, Banyuwangi. Tidak banyak yang disampaikan Sandi karena dia diminta untuk tidak berkampanye.

“Tidak boleh memberi kampanye di sini, tidak boleh mengajak memilih. Insya Allah kita jaga ukhuwah islamiah kita. Kita pastikan ke depan Indonesia terus mendorong Islam yang rahmatan lil alamin. Pondok-pondok pesantren kita majukan, mudah-mudahan juga anak-anak santri menjadi santri yang bukan menjadi beban pembangunan, tetapi justru mendorong lokomotif pembangunan kita,” katanya.

Dia meminta pendukungnya untuk tidak terprovokasi dengan aksi-aksi sambutan yang dianggap sebagai penghadangan. Sandi juga justru menganggap aksi masyarakat di sejumlah daerah yang dianggap menghadang kedatangannya sebagai bentuk sambutan padanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut