Atas kritik dari Partai NasDem tersebut, Syaifuddin memberikan dukungan kepada Risma dan jajaran Pemkot Surabaya. Pemkot harus tetap kukuh menjaga pemerintahan yang dekat dengan rakyat.
"Bu Risma dan seluruh jajaran Pemkot Surabaya harus tetap turun ke lapangan, masuk ke kampung-kampung, menyerap aspirasi rakyat dan menyelesaikan permasalahan yang ada. Rakyat mengapresiasi kinerja Bu Risma, bahkan Bu Risma pun menolak jadi menteri karena tidak ingin mengecewakan rakyat Surabaya," ujar Syaifuddin.
Sebelumnya, politikus Partai NasDem sekaligus Sekretaris Fraksi Demokrat-NasDem Imam Syafi'i mengkritisi Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi yang dinilai turun ke lapangan karena bakal ikut pilwali. Tak hanya itu, Imam juga menduga ada mafia perizinan di Pemkot Surabaya. Tudingan Imam ini disampaikan menyusul kasus jalan ambles dan pembangunan SPBU di Jalan Pemuda.
"Ini kan mau pilwali, saya langsung saja, Kepala Bappeko itu sering offside. Hal-hal yang tak seharusnya dikerjakan kepala dinas langsung dikerjakan sendiri. Sampai masuk-masuk ke Kelurahan segala dan menjanjikan ke RW-RW akan mengakomodir programnya. Bahkan menjanjikan kalau nggak bisa bakal mundur. Ini kan nggak bener," kata Imam.
Dia mengingatkan agar Kepala Bappeko bekerja sesuai tugas dan fungsinya.
"Hanya sampai perencanaan saja. Kalau sudah sampai program atau apa lainnya kan sudah offside," tuturnya.
Editor: Donald Karouw