Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penculikan Anak di Kutai Timur Kaltim: Pelaku Ditangkap, Korban Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Bayi 4 Bulan di Kediri Jadi Korban Penculikan, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa

Selasa, 31 Desember 2019 - 08:46:00 WIB
Bayi 4 Bulan di Kediri Jadi Korban Penculikan, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa
Pelaku penculikan bayi di Kabupaten Kediri saat dibawa polisi ke Polsek Ngadiluwih untuk menjalani pemeriksaan. (Foto: iNews/Afnan Subagio)
Advertisement . Scroll to see content

KEDIRI, iNews.id – Bayi berusia empat bulan nyaris menjadi korban penculikan di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (30/12/2019). Pelaku coba merampas korban saat berada dalam gendongan ibunya hingga terjadi saling tarik menarik.

Mendapat perlawanan, aksi penculikan bayi tersebut pun gagal. Ayah sang bayi bersama warga yang berada dekat lokasi kejadian kemudian menangkap dan menghakimi pelaku karena coba melarikan diri.

Informasi yang dirangkum iNews, identitas pelaku percobaan penculikan bayi ini yakni Imam Sofi’i (42), warga Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri. Pelaku yang merupakan seorang kuli bangunan ini terluka di wajah setelah sempat menjadi bulan-bulanan warga sebelum akhirnya diamankan polisi dan dibawa ke Polsek Ngadiluwih.

Pengakuan Musahwi, ayah dari bayi laki-laki tersebut, aksi pelaku diketahui setelah dia mendengar teriakan istrinya Nur Jazila. Ketika itu, istrinya yang sedang menggendong bayi tersebut menemani dia berjualan sate di Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

“Orang itu (pelaku) bolak-balik masuk ke musala dan coba mengambil bayi kami. Saat itu istri saya teriak. Saya dengar teriakan itu dan datang, lalu pelaku coba kabur. Saya kejar dan teriaki, warga yang lain ikut membantu. Saya tangkap dan banting pelaku,” ujar Musahwi, Senin (30/12/2019) malam.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut