Bank Jatim Dapat Titipan Rp2 Triliun dari Kemenkeu, Ini Skema Penyalurannya
SURABAYA, iNews.id - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) mendapat dana titipan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebesar Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19. Rencananya dana ini digunakan untuk tambahan pinjaman pada nasabah.
Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman mengatakan, ada dua skema yang tengah disiapkan untuk penyaluran kredit tersebut. Pertama, Direct Loan, yakni menyalurkan pinjaman kepada nasabah langsung. Kedua, Two Step Loan, yakni menyalurkan dana ke Bank Perkreditan Rakyat (BPR) atau Baitul Maal wat Tamwil (BMT). Setelah itu, baru disalurkan ke masyarakat.
“Untuk bunganya berapa, nanti akan kami hitung kembali,” katanya dalam analyst meeting, Rabu (29/7/20) malam.
Busrul mengatakan, sesuai arahan pemerintah, dana titipan tersebut akan disalurkan khusus ke sektor produktif, seperti usaha kecil mikro dan menengah (UMKM). Selain itu, sektor menengah, korporasi dan sindikasi.
Saat ini, penyaluran kredit emiten berkode saham BJTM itu masih didominasi sektor konsumtif dengan persentase mencapai 68 persen. “Kita akan terus kembangkan sektor-sektor produktif, seperti sektor mikro, retail dan komersial,” ujarnya.