Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penjualan Ilegal 200 Tabung Elpiji Bersubsidi di Blora Digagalkan Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Balas Dendam Raja Airlangga ke Blora usai Serangan Mencekam Pasukan Wurawari

Sabtu, 24 Desember 2022 - 08:02:00 WIB
Balas Dendam Raja Airlangga ke Blora usai Serangan Mencekam Pasukan Wurawari
Raja Airlangga pendiri Kerajaan Kahuripan di Jawa Timur. (Foto : Ist)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Kerajaan Mataram Kuno hancur dalam serangan pasukan Wurawari dari Lwaram, Blora, sekutu Kerajaan Sriwijaya. Sang Raja Dharmawangsa Teguh tewas, namun Airlangga berhasil melarikan diri .

Airlangga kemudian menjalani hidup sebagai pelarian dari hutan ke hutan. Dia ditemani Mpu Narotama yang hidup sebagai pelarian sebelum akhirnya mendirikan kerajaan baru di Wawatan Mas bernama Kahuripan.

Terbentuknya Kerajaan Kahuripan ini usai diminta rakyat Medang untuk mendirikan kerajaan baru pascahancurnya Kerajaan Mataram. 

Perjuangan Airlangga yang bergelar Sri Maharaja Rakai Halu Sri Dharmawangsa Airlangga Anantawikramottunggadewa sebagai raja di Kerajaan Kahuripan bukan hal yang mudah. Wilayah kekuasaannya saat itu hanya mencakup daerah sempit di Sidoarjo dan Pasuruan.

Dikutip dari buku "13 Raja Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah Kerajaan di Tanah Jawa" tulisan Sri Wintala Achmad, setelah wafatnya Dharmawangsa Teguh, banyak wilayah kekuasaan Medang yang melepaskan diri untuk menjadi negara merdeka. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut