Ayah di Gresik Tak Menyesal Bunuh Anak Kandung, Supaya Masuk Surga karena Belum Ada Dosa
Diketahui, korban yang masih berusia 9 tahun dibunuh sang ayah saat sedang tidur. Dia ditusuk menggunakan pisau dapur di bagian punggung hingga tembus jantung pada pukul 04.30 WIB.
Seusai membunuh, pelaku langsung kabur ke rumah keluarganya di Manukan Surabaya. Pihak keluarga lalu melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Menganti dan diteruskan ke Polres Gresik yang langsung menangkap pelaku beberapa jam usai kejadian.
Anggota Satreskrim Polres Gresik juga mendatangi lokasi TKP dan mengevakuasi mayat korban ke kamar jenazah RSUD Ibnu Sina Gresik.
"Hasil autopsi, korban tewas dengan 24 luka tusukan di punggung dan tembus ke jantung. Pelaku menggunakan pisau dapur untuk membunuh korban dengan cara menusuk berkali-kali," ujar Wakapolres Gresik Kompol Erika Purwana Putra, Sabtu (29/4/2023).
Menurutnya, pelaku dan korban tinggal berdua dalam rumah tersebut. Sementara ibu korban pergi dari rumah sejak sepekan terakhir.
"Motif pembunuhan ini diduga faktor ekonomi. Pelaku membunuh anaknya karena tidak mampu mencukupi kebutuhan hidup keluarga dan merawat anaknya," kata Putra.
Saat ini pelaku sudah ditahan untuk kepentingan penyelidikan. Polisi masih terus mendalami kasus pembunuhan keji tersebut.
Editor: Donald Karouw