Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran di Bondowoso, 2 Rumah Hangus gegara Lupa Matikan Tungku saat Masak Daging Kurban
Advertisement . Scroll to see content

Awal Mula Masuknya Tionghoa di Malang hingga Sejarah Kelenteng Eng An Kiong

Sabtu, 10 Februari 2024 - 09:50:00 WIB
Awal Mula Masuknya Tionghoa di Malang hingga Sejarah Kelenteng Eng An Kiong
Bangunan Kelenteng Eng An Kiong di Malang, Jawa Timur. (Foto: Avirista Midaada/MPI)
Advertisement . Scroll to see content

"Kelenteng Eng An Kiong ini didikan pada 1825, artinya mereka datang sebelum itu. Datang menetap di Malang sini. Jadi mereka kan pengen mencari Tuhan-Nya, mendekatkan diri kepada Tuhan, makanya mendirikan kelenteng ini," katanya.

Pendatang dari China ini mengarungi samudra hingga tiba di beberapa kota di Pulau Jawa, mulai dari Semarang, Tuban dan Surabaya. Sisanya sebagian menuju Malang dan membuat perkumpulan serta bermukim di Malang. Tak heran secara keterikatan sejarah dan budaya ada perkembangan kaum Tionghoa di Malang dengan Jawa Tengah.

"Sejak datang bawa (keluarga) dan beranak pinak di sini. Mereka berdagang, dulu naik perahu ratusan tahun lalu, laut masih tenang, nggak ada polusi nggak ada apa-apa, jadi berani dan menempati di pesisir pantai, Semarang, Surabaya, Tuban sampai sini juga," ucapnya.

Para pendatang etnis Tionghoa itu awalnya menggeluti bidang perdagangan dan usaha. Keuletan dan kerja keras sebagai sifat leluhur Tionghoa membuat masyarakatnya lambat laun sukses secara ekonomi.

"Datang ke sini berdagang dulu, sudah ratusan tahun di sini. Ya sekitar lebih 2 abad. Jadi sudah banyak generasinya, kan udah 200 tahun lebih," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut