Atasi Bencana Kekeringan, BPBD Jatim Gandeng ITS Cari Sumber Air
SIDOARJO, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur (Jatim) menggandeng Laboratorium Fisika Bumi ITS Surabaya untuk mencari potensi sumber air di wilayah kekeringan. Upaya ini dilakuka untuk mengantisipasi bencana kekeringan di Jatim.
Sejak awal Oktober lalu, Tim BPBD dan ITS ini telah turun ke lokasi untuk melakukan survei di 100 titik pengukuran yang tersebar di 10 daerah di Jatim. ke-10 daerah tersebut meliputi Kabupaten Tuban, Lamongan, Bojonegoro, Gresik, Ngawi, Pacitan, Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.
Di setiap daerah itu, penelitian geolistrik mengambil sampel di dua desa. Sedangkan di setiap desa, pencarian titik sumber air tanah ini dilakukan di lima lokasi.
Sampai dengan Selasa (13/10/2020), penelitian geolistrik sudah berlangsung di tiga daerah, yakni, Lamongan (Desa Kramat dan Desa Banjarejo), Tuban (Desa Tanggulangin dan Pacing), dan Bojonegoro (Desa Nganti dan Luwihaji).
Plt Kalaksa BPBD Jatim Yanuar Rachmadi mengungkapkan, upaya pencarian titik sumber air tanah ini dilakukan sebagai bahan rujukan bagi pemerintah, baik provinsi, kabupaten maupun desa yang mencari sumber air guna mengatasi kekeringan di daerahnya.