Asal-Usul Gajah Mada, Pencetus Sumpah Amukti Palapa Satukan Nusantara
Permintaan itu segera dikirim oleh utusan Majapahit dan raja Sunda dengan senang hati menerimanya. Akhirnya, raja sunda pergi ke Majapahit bersama putrinya.
Sebanyak 200 kapal besar dan lebih dari 1.500 perahu kecil menemani mereka. Hayam Wuruk berjanji akan secara pribadi menyambut kedatangan permaisuri masa depan.
Gajah Mada tidak setuju karena dia menganggap Kerajaan Sunda sebagai kerajaan bawahan dari Majapahit. Raja Sunda tidak terima dan tersinggung dengan hinaan tersebut.
Dia mengatakan hanya ada dua pilihan, pulang atau pergi berperang. Perang tak terduga pecah, membunuh Raja Sunda dan pengawal kerajaan serta istri dan Putri Dyah Pitaloka bunuh diri. Peristiwa tersebut dikenal sebagai Perang Bubat yang terjadi pada 1357.
Karier Gajah Mada sebagai Mahapatih menurun tajam setelah Perang Bubat. Kejadian ini membawa titik hitam pada kariernya sebagai Mahapatih.