Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Mobil Rombongan Pengantin di Tol Jombang-Mojokerto, 10 Penumpang Luka
Advertisement . Scroll to see content

Aremania Tuntut Transparansi Tragedi Kanjuruhan ke Polda Jatim: 6 Tersangka Belum Cukup

Senin, 28 November 2022 - 17:46:00 WIB
Aremania Tuntut Transparansi Tragedi Kanjuruhan ke Polda Jatim: 6 Tersangka Belum Cukup
Perwakilan Aremania saat beraudiensi dengan penyidik Polda Jatim, Senin (28/11/2022). (Foto: Sindonews/Lukman Hakim).
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Perwakilan Aremania menggelar audiensi dengan penyidik Polda Jatim, Senin (28/11/2022). Audiensi tersebut digelar dengan tujuan untuk menunrut transparansi penanganan kasus tragedi Kanjuruhan.

Salah satu perwakilan Aremania Zulham Ahmad Mubarrok mengatakan, dirinya bersama enam temannya ingin menanyakan perkembangan penanganan perkara yang menewaskan 135 orang tersebut, sehingga wajar ketika Aremania berulang kali menggelar aksi demontrasi. 

"Karena kami tidak tahu penanganan kasus ini sampai sejauh mana. Kami hanya tahu dari sosial media." katanya. 

Mereka juga mendesak agar ada tersangka baru. Sejauh ini polisi hanya menetapkan enam tersangka. Pihaknya ingin penanganan kasus ini bisa lebih dan transparan. 

Jadi perkembangan kasus ini tidak hanya jadi konsumsi internal polisi, tapi juga bisa diketahui publik Malang Raya yang ingin mengetahui perkembangan kasus ini. "Kami juga ingin ada tambahan tersangka baru. Enam tersangka yang ditetapkan belum cukup. Mengingat saat kejadian banyak oknum yang menembakkan gas air mata," ujar Zulham. 

Dirinya mengaku heran sejumlah oknum aparat lainnya yang ikut menembakkan gas air mata tidak ditetapkan menjadi tersangka. Namun, dalam pertemuan dengan penyidik, pihaknya mendapat penjelasan panjang lebar bahwa prosesnya akan lebih terang benderang di pengadilan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut