Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemprov Jatim Tetapkan WFH ASN Setiap Rabu, Hemat BBM 108.000 Liter per Bulan
Advertisement . Scroll to see content

Antisipasi Omicron, Pemprov Jatim Minta Sekolah Terapkan PTM 50 Persen

Kamis, 03 Februari 2022 - 15:45:00 WIB
Antisipasi Omicron, Pemprov Jatim Minta Sekolah Terapkan PTM 50 Persen
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak. (Foto: SINDOnews/Lukman Hakim)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Pemerintah Provinsi Jatim menyerukan kepada semua sekolah di Jatim untuk menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan skema sif pagi dan siang atau 50 persen. Seruan ini disampaikan menyusul lonjakan kasus Covid-19 di Jatim. 

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mengatakan peningkatan kewaspadaan wajib dilakukan oleh seluruh pengelola sekolah. Meski jam pelajaran menggunakan system 6 x 45 menit, tapi sekolah diminta menerapkan pembagian shift, paling tidak 50 persen dari kapasitas sekolah. 

"Tolong menggunakan skema sif siang dan sif pagi untuk membuat beban sekolah menjadi setengah dari kepadatannya, sehingga memperkecil potensi penyebaran virus untuk anak sekolah," ujar Emil Dardak, Kamis (3/2/2022).

PTM di sekolah-sekolah menjadi salah satu yang paling diperhatikan oleh pemerintah. Agar tidak ada peningkatan kasus omicron yang menimpa pelajar sekolah. "Kita sekarang kalau ada kasus yang sudah terjadi di beberapa sekolah, kita langsung menutup kelasnya. Jadi tidak sampai seluruh sekolah di lockdown," ujar Wagub Emil Dardak, Kamis (3/2/2022).

Emil mengatakan, Pemprov Jatim belum bisa melangkahi Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri terkait penerapan Pembelajaran Tatap Muka. Apalagi, instruksi presiden Jokowi soal evaluasi PTM baru ditujukan di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten karena ada lonjakan kasus. Sedangkan untuk Jawa Timur kondisinya masih rendah, namun tetap selalu melakukan antisipasi. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut