Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ayah Kandung Penganiaya Balita di Padang Ditangkap, Polisi Ungkap Dipicu Sabu
Advertisement . Scroll to see content

Angka Perceraian di Surabaya Capai 5.198 Kasus, Paling Banyak Gugatan Istri 

Rabu, 22 Desember 2021 - 13:48:00 WIB
Angka Perceraian di Surabaya Capai 5.198 Kasus, Paling Banyak Gugatan Istri 
Angka perceraian di Kota Surabaya cukup tinggi, mencapai 5.198 kasus.(Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Untuk tahun 2021, lanjut dia, penyebab tertinggi kasus perceraian juga akibat perselisihan dan pertengkaran yang berkepanjangan. Jumlahnya mencapai 3.223 kasus. Disusul masalah ekonomi sebanyak 1.733 kasus dan poligami sebanyak 2 kasus. 

Perceraian karena salah satu pihak di penjara ada 29 kasus dan ditinggalkan pasangannnya sebanyak 123 kasus. "Ada juga kasus perceraian karena pasanganya murtad. Jumlahnya 36 kasus," tuturnya. 

Dia menambahkan, dari data PA Surabaya menunjukkan, di 2021 terjadi penurunan angka kasus perceraian dibanding tahun 2020. Namun dia mewanti-wanti kepada seluruh pihak yang hendak mengajukan perceraian agar memikirkan lebih matang dan menimbang konsekuensi yang bakal dihadapi. 

"Memang ada penurunan (kasus perceraian), tapi tidak begitu signifikan," katanya.

Untuk menekan angka perceraian, PA Surabaya bersama Pemkot Surabaya melakukan konseling kepada pasangan yang bakal melangsungkan pernikahan. Konseling ini bertujuan memberikan pemahaman secara mental dan pengetahuan terhadap kewajiban, hak dan tanggungjawab sebagai pasangan suami-istri.  

"Untuk pria, (cerai talak) usia 25 sampai 40an. Kalau perempuan (cerai gugat), usia 20 sampai 30 tahun," ujarnya. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut