Aktivitas Vulkanik Naik, Status Gunung Raung di Jatim Berubah ke Level Waspada
"Pada 17 Juli 2020 pukul 00.00 – 06.00 WIB, erupsi masih terjadi sebanyak 26 kali. Erupsi menghasilkan kolom abu berwarna cokelat dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 50–200 meter di atas puncak/kawah," katanya.
Berdasarkan data kegempaan, jumlah dan jenis gempa yang terekam selama 1 Januari hingga 16 Juli 2020 pukul 10.00 WIB didominasi oleh gempa tektonik jauh dan tektonik lokal. Selain itu ada satu kali gempa tanggal 19 Maret 2020 serta beberapa kali gempa embusan sejak tanggal 13 Juli 2020.
"Jumlah gempa hembusan terus meningkat sejak tanggal 16 Juli 2020 pukul 10.52 WIB dan diikuti oleh kemunculan tremor nonharmonik dan gempa letusan. Pada Jumat hingga pukul 06.00 WIB terekam 26 kali gempa letusan dan 20 getaran tremor nonharmonik," ujarnya.
Aktivitas Gunung Raung yakni tinggi kolom embusan gas/abu dan warna kolom embusan mulai mengalami perubahan pada 16 Juli 2020. Warna kolom embusan mengindikasikan adanya material abu yang terbawa ke permukaan.
"Jumlah gempa embusan mengalami kenaikan dan diikuti oleh kemunculan jenis gempa vulkanik lainnya (tremor dan letusan), sehingga mengindikasikan adanya suplai magma dari kedalaman di bawah kawah puncak Gunung Raung," katanya.